Friday, April 3, 2009

Kutub Utara Meleleh Lebih Cepat dari yang Diperkirakan

Okezone 
http://techno.okezone.com/index.php/ReadStory/2009/04/03/56/207395/kutub-utara-meleleh-lebih-cepat-dari-yang-diperkirakan
WASHINGTON - Es di Kutub Utara dikabarkan meleleh sangat cepat dan
diperkirakan akan habis dalam waktu 30 tahun. Berdasarkan analisa
perubahan kondisi di daerah setempat dengan menggunakan model komputer
kompleks iklim dan cuaca, keadaan yang diramalkan terjadi pada akhir
abad ini nampaknya akan berlangsung lebih cepat.

Perubahan jumlah
massa es sangat penting karena permukaan berwarna putih memantulkan
cahaya Matahari ke Bumi. Ketika es tergantikan dengan lautan gelap di
mana cahaya matahari tak dapat diserap, akan terjadi pemanasan air dan
Bumi.

"Kutub Utara sering disebut sebagai lemari es Bumi karena
membantu mendinginkan suhu di planet ini dengan memantulkan radiasi
Matahari kembali ke Bumi. Jika masa es berkurang, panas matahari akan
diserap oleh lautan, hal ini akan berdampak pada pemanasan suhu air
dan udara," ujar Muyin Wang dari Joint Institute Study of Atmosphere
and Ocean, seperti dilansir Associated Press, Jumat (3/4/2009).
Perubahan cuaca juga dapat disebabkan oleh aktivitas manusia seperti
pemakaian bahan bakar fosil dan lainnya. Masalah ini mendapat
perhatian serius pada pemerintahan Obama sebagai bagian dari
kesepakatan G20 yang diselenggarakan di London.

Dengan hilangnya
lautan es, temperatur pusat Kutub Utara pada musim dingin tahun 2005
hingga 2008 lebih besar dari lima derajat Celcius yaitu menjadi 9
derajat Fahrenheit dan diperkirakan pada 2070 nanti, temperatur Kutub
Utara akan semakin meningkat.

Para ilmuwan memperkirakan daerah musim
panas yang tertutup es berkurang dari 2,8 juta mil kuadrat persegi
menjadi 620.000 mil kuadrat dalam rentang waktu 30 tahun.

Berdasarkan
keterangan dari National Snow and Ice Data Center, tahun lalu luas
daerah tersebut minimal 1,8 juta mil kuadrat pada September, luas area
terendah kedua yaitu pada 2007 dengan minimal luas area sebesar 1,65
juta mil.

Lautan Antartika mencapai titik musim dingin maksimum tahun
ini yaitu 5,8 juta mil pada 28 Februari. Artinya 278.000 mil kuadrat
di bawah rata-rata selama tahun 1979 sampai 2000. yang merupakan titik
terendah kelima. Sementara titik maksimal terendah keenam terjadi pada
enam tahun terakhir sejak 1979.(srn) (jri)

0 comments: